contoh PUTUSAN SELA

PENGADILAN NEGERI  SURAKARTA

PUTUSAN SELA

No. Reg. Perkara : PDM-01/SKA/Ft.1/IV/2009

PERKARA

PENIPUAN DAN PENGGELAPAN

 

ATAS NAMA TERDAKWA

JENIFER LOPEZ

DI PENGADILAN NEGERI  SURAKARTA

SURAKARTA, 20 APRIL 2009

PUTUSAN

No. Reg. Perkara : PDM-01/SKA/Ft.1/IV/2009

 

 

”DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Semu Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta yang mengadili dan memeriksa perkara tindak pidana penggelapan dan penipuan  pada tingkat pertama dalam acara biasa menjatuhkan putusan sela sebagai berikut,

dalam perkara:

Nama Lengkap          : JENIFER LOPEZ, S.E.

Tempat Lahir             :  Jakarta

Umur / Tgl Lahir        :   39 tahun  / 22 Juni 1970

Jenis Kelamin            :   Perempuan

Kewarganegaraan      :   WNI

Tempat tinggal           :   Jl. Kahuripan No 45 Surakarta

Agama                       :   Kristen

Pekerjaan                   :  Wiraswasta

Pendidikan                :   Strata 1

 

Terdakwa tidak ditahan

Terdakwa didampingi oleh Tim Penasehat Hukum Elizabeth Mery, S.H Dan Associates  yang berkedudukan Jalan Pelangi Indah Nomor 123 Surakarta.

Pengadilan  tersebut——————————————————————————

Setelah membaca:

  1. Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Semu Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta No.002/ Pen.Pid /2009/PN-FH-UNS tertanggal 3 April 2009 tentang penunjukan Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini.
  2. Penetapan Ketua Majelis No.003/Pen.Pid. /2009/PN-FH-UNS tertanggal 1 April 2009 tentang penetapan hari sidang.
  3. Setelah mendengar pembacaan Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum dengan Nomor Register Perkara PDM-01/SKA/Ft.1/IV/2009. Setelah mendengar pembacaan Nota Keberatan atau Eksepsi dari tim Penasehat Hukum Terdakwa atas Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum tertanggal 11 April 2009, setelah mendengar pula tanggapan atau pendapat dari Jaksa Penuntut Umum atas Keberatan atau Eksepsi tim Penasehat Hukum Terdakwa tertanggal 15 April 2009.

Menimbang:

Bahwa sesuai dengan Dakwaan Jaksa Penuntut Umum tertanggal 11 April 2009 dengan No.Reg.perkara PDM-01/SKA/Ft.1/IV/2009  Terdakwa didakwa dengan Dakwaan sebagai berikut:

DAKWAAN

Dakwaan Alternatif Kesatu sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378 KUHP  jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dakwaan Alternatif Kedua sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 372 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Menimbang Atas Dakwaan Jaksa Penuntut Umum tersebut tim Penasehat Hukum Terdakwa mengajukan keberatan yang pada pokoknya ada tiga hal yaitu:

  1. KEBERATAN (EKSEPSI) SURAT DAKWAAN ADALAH SALAH KOMPETENSI ABSOLUT PENGADILAN

Bahwa Jaksa Penuntut Umum telah salah dalam mengajukan tuntutan ke pengadilan. Karena klien kami melakukan suatu perbuatan hukum yang tidak termasuk ke dalam rumusan tindak pidana. Perkara yang didakwakan termasuk ke dalam ranah hukum perdata. Dimana klien kami tidak melakukan suatu unsur penipuan namun hanya melakukan perbuatan wanprestasi.

  1. KEBERATAN (EKSEPSI) SURAT DAKWAAN ADALAH TIDAK JELAS (OBSCUUR LIBEL)

Bahwa dalam surat dakwaan yang dibuat oleh Jaksa Penuntut Umum adalah tidak jelas dan kabur. Terlihat dengan dipergunakan kata Kira-kira dan Atau setidak-tidaknya dalam menentukan Locus dan tempos delicti hal ini menunjukan bahwa Jaksa Penuntut Umum ragu-ragu dalam menetapkan Locus dan Tempus Delicti padahal Locus dan tempus delicti adalah syarat materiil dakwaan yang apabila tidak disusun dengan cermat dan jelas akan membuat batal Surat Dakwaan demi Hukum dan dalam Surat dakwaan disusun dengan tidak jelas dan tidak menguraikan secara keseluruhan tentang konstruksi kejadian/ peristiwa tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa. Hal tersebut menjadikan surat dakwaan menjadi tidak jelas (obscuur libel). Bahwa surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum Nomor. Reg. Perkara : PDM-01/SKA/Ft.1/IV/2009 tertanggal 11 April 2009 yang dibacakan pada hari Rabu 15 April 2009 tidak sesuai dengan ketentuan pasal 143 ayat (2)  sub b KUHAP dan sekaligus menetapkan bahwa surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum adalah batal demi hukum.

  1. KEBERATAN (EKSEPSI) SALAH DALAM  MENGAJUKAN TERDAKWA (ERROR IN PERSONA)

Bahwa Jaksa Penuntut Umum telah salah dalam mengajukan Terdakwa. Karena pihak yang bersalah  dalam perkara ini adalah bukan Jenifer Lopez selaku Direktur LOPEZ PROPERTY AND CO dikarenakan pihak yang menangani secara langsung  segala urusan pelaksanaan proyek dan pengelolaan keuangan LOPEZ PROPERTY AND CO  dilaksanakan oleh Paris Hilton selaku rekan kerja sekaligus bendahara dan pengawas tata kelola keuangan LOPEZ PROPERTY AND CO.

Berdasarkan uraian tersebut tim Penasehat Hukum Terdakwa mohon kepada Majelis Hakim agar berkenan menjatuhkan putusan sebagai berikut:

1)      Menyatakan bahwa surat dakwaan Jaksa penuntut umum No. Reg. Perkara : PDS/PDM-01/SKA/Ft.1/03/2009 tertanggal 11 April  2009 batal demi hukum.

2) Menyatakan bahwa terdakwa JENIFER LOPEZ tidak dapat diperiksa dan diadili berdasarkan Surat dakwaan Jaksa penuntut umum yang batal demi hukum tersebut.

3)  Membebankan biaya perkara dalam perkara ini kepada negara.

 

Menimbang:

Bahwa terhadap Keberatan atau Eksepsi Penasehat Hukum Terdakwa tersebut Jaksa Penuntut Umum telah pula mengajukan Pendapat atau  Tanggapan yang dibacakan pada Persidangan  pada hari Rabu  15 April 2009 untuk lebih jelasnya dan menyingkat uraian keputusan ini.

Yang pada pokoknya berkesimpulan memohon kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surakartaagar menolak Keberatan atau Eksepsi  tim Penasehat Hukum Terdakwa dengan memberi Putusan Sela sebagai berikut:

  1. Menolak Eksepsi dari Penasehat Hukum Terdakwa tertanggal 13 April 2009.
  2. Tetap menerima Surat Dakwaan Penuntut Umum  yang telah dibacakan dalam persidangan Pengadilan Negeri Surakartauntuk dijadikan dasar pemeriksaan dan mengadili perkara para Terdakwa atas nama Jenifer Lopez. Melanjutkan persidangan untuk memeriksa dan mengadili perkara ini.

 

Bahwa sebelum mepertimbangkan Keberatan/Eksepsi penasehat Hukum Terdakwa dan Tanggapan Pendapat Jaksa Penuntut Umum Majelis Hakim terlebih dahulu akan menjelaskan landasan dasar hukum yang dijadikan tim Penasehat Hukum mengajukan keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Bahwa menurut pasal 156 ayat (1) KUHAP yang menjadi materi keberatan Eksepsi Penasehat Hukum atas Dakwaan Jaksa Penuntut umum hanyalah secara limitatif menyangkut hal-hal sebagai berikut:

1. Dakwaan tidak dapat diterima.

2. Dakwaan harus dibatalkan.

Bahwa meskipun pasal 156 ayat (1) KUHAP hanya dimungkinkan mengajukan Keberatan/Eksepsi terhadap Dakwaan Jaksa Penuntut Umum sebatas bahwa pengadilan tidak berwenang mengadili perkaranya atau dakwaan tidak dapat diterima atau dakwaan harus dibatalkan akan tetapi dalam hal bagaimana dakwaan tidak dapat diterima atau dakwaan harus dibatalkan Undang-undang sendiri (baca KUHAP) tidak memberi penjelasan yang rinci oleh karenanya menurut Majelis hal tersebut akan diserahkan kepada praktek peradilan dan yurisprudensi untuk menggali dan menentukannya sedangkan dalam hal bagaimana pengadilan tidak berwenang mengadili perkaranya Undang-undang maupun Doktrin ilmu hukum pidana sudah mengatur dan menjawabnya dengan jelas yaitu ketidakwenangan absolut dan ketidakwenangan relative pengadilan.

Bahwa setelah mempelajari dan memperhatikan Pandangan/Pendapat Jaksa Penuntut Umum maka terhadap Keberatan/Eksepsi Penasehat Hukum Terdakwa Jennifer Lopez . di bawah ini Majelis Hakim mempertimbangkan sebagai berikut:

  1. Pengadilan Negeri Semu Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta Berdasarkan pertimbangan majelis yang dikonstantir di atas Majelis Hakim berpendapat bahwa keberatan tim Penasihat Hukum tersebut tidak dapat diterima dan harus menyatakan dirinya berwenang untuk memeriksa dan mengadili perkara Terdakwa Jennifer Lopez tersebut.

Menimbang:

Bahwa oleh karena semua keberatan tim Penasihat Hukum Terdakwa telah dinyatakan tidak dapat diterima maka sesuai Pasal 156 ayat (2) KUHAP pemeriksaan perkara Terdakwa harus dinyatakan dilanjutkan. Memperhatikan ketentuan Pasal 4, Pasal  10, Pasa1 8, Pasal 19, Pasal 42 dan Pasal 45 Undang-undang No 26 tahun 2000 tentang Pengadilan HAM dan Pasal 156, Pasal 143 undang-undang No 8 tahun 1981 tentang KUHAP serta pasal-pasal lain dari Undang-undang yang berhubungan dengan perkara ini,

Mengadili:

1.      Menyatakan bahwa keberatan tim Penasihat Hukum Terdakwa Jennifer Lopez tidak diterima.

2.      Menyatakan bahwa Pengadilan Negeri Surakartaberwenang mengadili perkara Terdakwa tersebut.

3.      Menyatakan bahwa Surat Dakwaan Penuntut Umum pada tanggal 11 April 2009 Nomor Register Perkara PDM-01/SKA/Ft.1/IV/2009 adalah memenuhi syarat Undang-undang karenanya dapat diterima sebagai dasar pemeriksaan di persidangan dalam perkara ini.

4.       Menyatakan bahwa pemeriksaan perkara Terdakwa Jennifer Lopez dilanjutkan.

5.      Menyatakan bahwa biaya perkara ditangguhkan sampai putusan akhir.

Demikian diputuskan dalam Rapat Permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surakarta pada hari Senin, Rabu 22 April 2009, oleh:

1.      Buyung Loding Prakoso, SH (Ketua Majelia)

2.      Fitri Rahmawati P, SH (Hakim Anggota)

3.      Fransisca Hadhy, S.H (Hakim Anggota)

Putusan tersebut diucapkan dalam persidangan yang terbuka untuk umum pada hari Rabu, 22 April 2009 oleh Majelis dengan didampingi para Hakim Anggota tersebut dengan dibantu oleh Tiur Alviani, S.H. sebagai Panitera Pengganti serta dihadiri oleh Tim  Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa yang didampingi oleh Tim Penasihat Hukumnya.

 

Hakim Ketua Majelis

Buyung Loding Prakoso, SH

Hakim Anggota

Fransisca Hadhy, S.H

Hakim Anggota

 

 

 

 

Fitri Rahmawati P, SH

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Panitera Pengganti

 

 

 

Tiur Alviani, SH

Tentang Elizabeth Mery Christian

follow me @gorgeousmery/ @eLsboutique www.facebook.com/ElsBoutique ig : gorgeousmery Line id : amazingmery
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s